An Dualisme Adat Batak dan Aturan Gereja di HKBP Karang Bangun: Sudut pandang Pemimpin Gereja Tentang Otoritas pastoral Berdasarkan Sahala

Authors

  • Christon Nababan STT HKBP Pematangsiantar
  • Riris Johanna Siagian STT HKBP Pematangsiantar
  • Key Panjaitan STT HKBP Pematangsiantar
  • Ridho Sihombing STT HKBP Pematangsiantar
  • Stevan Bako STT HKBP Pematangsiantar
  • Samuel Manullang STT HKBP Pematangsiantar

DOI:

https://doi.org/10.59947/redominate.v7i2.177

Keywords:

Adat Batak; Dualisme; HKBP;

Abstract

Dualisme yang terjadi antara iman Kristen dan adat Batak sering sekali menjadi suatu hal yang digumulkan, khususnya bagi jemaat HKBP, terkait bagaimana kehidupan sehari-hari terkait kehidupan bergereja dan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi tentang bagaimana sebenarnya dualisme tersebut dialami oleh jemaat HKBP Karang Bangun Resort Dame serta bagaimana pemimpin gereja menjadi jembatan bagi ketegangan yang terjadi antara aturan gereja dan tradisi adat. Dengan pendekatan yang kualitatif yakni studi pustaka dan wawancara yang mendalam terhadap empat narasumber yaitu: Jemaat, Sintua, Naposobulung/pemudi, dan pemimpin gereja/pendeta. Data ini kemudian dianalisis secara sistematis dengan teori otoritas antara Thomas F. O'Dea dan Max Weber, serta konsep Sahala yang dikaitkan dengan budaya Batak. Hasil menunjukkan bahwa dualisme yang terjadi tidak dianggap sebagai konflik di mana Gereja ditempatkan sebagai prioritas utama. Pemimpin gereja menerapkan tiga otoritas yang diungkapkan oleh Thomas F. O'Dea dan Max Weber, yaitu tradisional, kharismatik, dan legal-rasional , yang dalam tradisi atau budaya Batak seakan-akan perwujudan Sahala. Penelitian ini sendiri seakan-akan menawarkan kontribusi yang orisinal dengan menunjukkan keberhasilan pengelolaan dualisme adat dan Gereja tanpa sistem birokratis.

References

Bourdieu, Pierre, dan Pierre Bourdieu. 2008. The Logic of Practice. Reprinted. Stanford, Calif: Stanford Univ. Press.

Bourdieu, Pierre, dan Pierre Bourdieu. 2010. Outline of a Theory of Practice. Nachdr. Cambridge Studies in Social and Cultural Anthropology. Cambridge: Cambridge Univ. Press.

Coppen, Martin, dan Andy Edmeads. 2024. “Managerialism in Church and Care Organizations.” Theology 127(6):415–22. doi:10.1177/0040571X241290475.

Emon, Ahsan Al, Hemayet Hossain, Md Shahidur Rahman Chowdhury, Md Anisur Rahman, Fatema Yeasmin Tanni, Mashuka Nahida Asha, Hafsa Akter, Md Mukter Hossain, Md Rafiqul Islam, dan Md Mahfujur Rahman. 2024. “Prevalence, Antimicrobial Susceptibility Profiles and Resistant Gene Identification of Bovine Subclinical Mastitis Pathogens in Bangladesh.” Heliyon 10(14):e34567. doi:10.1016/j.heliyon.2024.e34567.

Gultom, Junifrius. 2025. “Pentecostalism and marginalised ethnicity in Indonesia: Chinese identity assimilation.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 81(1):a10871. doi:10.4102/hts.v81i1.10871.

Hall, Stuart. 2011. “Introduction: Who Needs ‘Identity’?” Hlm. 1–17 dalam Questions of Cultural Identity. 1 Oliver’s Yard, 55 City Road, London EC1Y 1SP United Kingdom: SAGE Publications Ltd.

Hasbullah, Hasbullah, Suryan A. Jamrah, Riska Syafitri, dan Nur Aisyah Zulkifli. 2022. “Dialectic of Religion and Tradition: Investigating Remote Indigenous Communities Belief in Riau, Indonesia.” Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya 6(1):59–70. doi:10.15575/rjsalb.v6i1.17571.

Kusumastuti, Adhi, dkk. t.t. Metode Penelitian Kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo.

Marzano, Marco. 2025. Sexuality and the Catholic Priesthood: The “Chaste” Caste. 1 ed. London: Routledge.

O’Dea, Thomas F., dan Janet O’Dea Aviad. 1983. The sociology of religion. 2nd ed. Prentice-Hall foundations of modern sociology series. Englewood Cliffs, N.J: Prentice-Hall.

Puling, Isak Petrus, Abraham Bt, dan Malik Bambangan. 2025. “Mazmur sebagai Doa dan Pujian: Tafsir Teologis terhadap Dinamika Emosi dalam Kitab Mazmur 146-150.” Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 4(2):132–45. doi:10.55606/jurrafi.v4i2.5083.

Siagian, Riris Johanna. 2018. Sahala bagi pemimpin dulu dan kini. Cetakan ke-empat. Pematangsiantar, Sumatera, Indonesia: Sekolah Tinggi Theologia HKBP bekerja sama dengan Lembaga Bina Warga HKBP dan Sekolah Pendeta HKBP.

Siagian, Riris Johanna. 2024a. “Examining the adaptation of Batak customs in response to social change: An assessment of the presence of Sahala and character traits.” Research Journal in Advanced Humanities 5(3). doi:10.58256/feze7416.

Siagian, Riris Johanna. 2024b. Teologi Sahala. 4 ed. Pematang Siantar: L-SAPIKA Indonesia.

Siagian, Riris Johanna. 2025. “Spiritualitas Ina Na Marsahala dan Eksistensi Perempuan Batak.” VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN 7(1):94–105. doi:10.35909/visiodei.v7i1.592.

STT-HKBP Pematang Siantar, dan Riris Johanna Siagian. 2019. “SAHALA KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM KONTEKS MASYARAKAT BATAK DAN ALKITAB.” Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen 122–40. doi:10.35909/visiodei.v1i1.13.

Sunkudon, Pieter G. O., Daud Daud, Juanda Juanda, Yewin Tjandra, dan Selmita Paranoan. 2025. “Christ’s redemption and giwu: Cultural contextualisation in Pamona, Indonesia.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 81(1):a10217. doi:10.4102/hts.v81i1.10217.

Tambunan, Elia. 2023. “Teologi Sahala: by Riris Johanna Siagian.” Indonesian Journal of Theology 11(2):406–9. doi:10.46567/ijt.v11i2.427.

Tanyid, Maidiantius. 2025. “Enhancing theological imagination in Indonesian higher education: Pedagogical strategies.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 81(1):a10348. doi:10.4102/hts.v81i1.10348.

Ummah, Sofwatul. 2022. “POLITICAL RELIGION: MARGINALIZATION OF LOCAL RELIGION IN INDONESIA.” Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin 8(1):32–44. doi:10.15408/ushuluna.v8i1.27920.

Weber, Max, Guenther Roth, dan Claus Wittich. 1978. Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology. Berkeley: University of California Press.

Witro, Doli, Luqyana Azmiya Putri, dan Vegia Oviensy. 2022. “INTERNALIZING THE VALUES OF RELIGIOUS MODERATION THROUGH PARSUBANG LOCAL WISDOM-BASED EDUCATION IN NORTH SUMATERA.” Harmoni 21(2):316–29. doi:10.32488/harmoni.v21i2.636.

Downloads

Published

2026-06-15

How to Cite

Nababan, C., Siagian, R. J., Panjaitan, K., Sihombing, R., Bako, S., & Manullang, S. (2026). An Dualisme Adat Batak dan Aturan Gereja di HKBP Karang Bangun: Sudut pandang Pemimpin Gereja Tentang Otoritas pastoral Berdasarkan Sahala. REDOMINATE Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 7(2), 43–56. https://doi.org/10.59947/redominate.v7i2.177

Issue

Section

Articles