Tantangan Moral Generasi Digital Dalam Konteks Pelayanan Gereja
DOI:
https://doi.org/10.59947/redominate.v7i2.176Keywords:
etika digital; generasi digital; pelayanan gereja; pembentukan moral; teologi pastoralAbstract
Abstrak: Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah lanskap moral generasi muda secara signifikan. Platform digital membuka peluang besar bagi pembelajaran dan komunikasi, namun sekaligus menghadirkan tantangan moral serius seperti relativisme nilai, perundungan siber, kecanduan digital, dan melemahnya spiritualitas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran gereja dalam merespons tantangan moral generasi digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka dengan menelaah literatur teologis, pastoral, dan pendidikan yang relevan dengan budaya digital dan pembentukan moral Kristen. Hasil kajian menunjukkan bahwa gereja perlu mereposisi pelayanannya dengan mengintegrasikan refleksi teologis, literasi digital, dan pendekatan pastoral yang kontekstual. Gereja dipanggil bukan hanya sebagai penjaga moral, tetapi sebagai komunitas transformatif yang membimbing generasi muda untuk hidup secara etis, bertanggung jawab, dan beriman di ruang digital. Artikel ini menyimpulkan bahwa pelayanan gereja yang adaptif dan kontekstual merupakan kunci dalam menghadapi tantangan moral di era digital.
References
Annisa, N., Siagian, N., Saragih, E. D. A., Ompusunggu, M. N., Ramadhani, I., & Untung, M. (2026). Algoritma Dan Viralitas Dalam Era Post-Truth: Tenggelamnya Narasi Permintaan Maaf Knetz Di Tengah Konflik Knetz Vs SEAblings. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan, 8(1), 186–195.
Bahri, F. N., Putri, A. A., & Harahap, F. A. F. (2026). Analisis Perspektif Eclipse of Reason Max Horkheimer terhadap Fenomena Echo Chamber. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 4(1), 25–42.
Campbell, A., & Garner, S. (2017). Networked theology: Negotiating faith in digital culture. Perspectives on Science and Christian Faith, 69(3), 191–193.
Damanik, R., & Yuli, P. (2024). Peranan Pendidikan Kristen Dalam Membentuk Karakter Generasi Muda Di Era Digital. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 4(2), 97–111.
Dubois, E., Minaeian, S., Paquet-Labelle, A., & Beaudry, S. (2020). Who to trust on social media: How opinion leaders and seekers avoid disinformation and echo chambers. Social Media+ Society, 6(2), 2056305120913993.
Fakhrullah, A., & Suhardi. (2025). Etika Digital di Era Media Sosial: Penyuluhan Komunikasi Bijak Untuk Generasi Z SMK IPTEK Tangerang Selatan. Jurnal PKM COMMs, 2(2), 213.
Ibrahim, I. (2022). Kapabilitas gembala sidang terhadap pertumbuhan gereja pada masa kini. EULOGIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 2(1), 38–51.
Ibrahim, I. (2025). Membangun Jembatan Antar Generasi: Strategi Gereja Merangkul Milenial dan Generasi Z. EULOGIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 5(2), 432–447.
Ibrahim, I., & Ronny, O. (2025). Transformasi Kepemimpinan Gembala Sidang di Era 5.0: Antara Otoritas Spiritual dan Kecakapan Digital. REDOMINATE Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 7(1), 18–34.
Ihsani, A. F. A., & Febriyanti, N. (2021). Etika komunikasi sebagai kontrol kesalehan virtual dalam perilaku bermedia masyarakat di era digital. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 2(1), 442713.
Kristanti, A. I. S., & Buntaran, L. C. K. (2024). Strategi Komunikasi Visual Melalui Media Sosial: Studi Kasus Pada Akun Instagram Tirtoid.
Legi, H., Riwu, M., & Legi, D. G. D. L. (2025). PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN DIGITAL PARENTING DI ERA 5.0. Didache: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 7(1), 36–58.
Shahrzadi, L., Mansouri, A., Alavi, M., & Shabani, A. (2024). Causes, consequences, and strategies to deal with information overload: A scoping review. International Journal of Information Management Data Insights, 4(2), 100261. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jjimei.2024.100261
Simatupang, A. F., & Suprabowo, G. Y. A. (2025). Iman di era digital: Praktik konseling Pastoral berbasis teknologi digital. GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Filsafat Keilahian, 10(1), 91–106.
Suriadi, H., & Sriwahyuni, N. (2025). Problematika karakter generasi muda di era digital: Analisis kritis terhadap tantangan moral dan sosial di era teknologi informasi. Journal of Social, Educational and Religious Studies, 1(2), 20–37.
Tiyow, H. C. P., & Ibrahim, I. (2025). Model Kepemimpinan Kristen Yang Kreatif Dan Inovatif Dalam Menghadapi Tantangan Era Vuca Dengan Analisis Smart-Pls. Inculco Journal of Christian Education, 5(1), 106–121.
Tsani, K. I., Aly, M., Garini, S. A., Putri, N. A., Yuwinanto, H. P., & Mutia, F. (2025). Dampak Scroll Culture terhadap Daya Konsentrasi Generasi Z: Tinjauan Literatur Psikologi dan Media Digital. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(4), 2723–2730.
Virgo, V. S., Penu, T. M. M., Robo, W. M., Dima, V., Bria, Y., & Pellondou, Y. A. (2026). DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP ETIKA SOSIAL GENERASI Z. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(1), 910–923.
Wibowo, I. A., & Kom, M. (2025). Cognitive Computing dan Prediksi AI dalam Analisis Digital. yayasan penerbit.
Winarno, W., Destiny, D., & Kardiman, Y. (2024). Urgensi pembelajaran etika digital sebagai upaya pencegahan cyberbullying di perguruan tinggi. Civic Education: Media Kajian Pancasila Dan Kewarganegaraan, 8(2), 92–108.
Zandro, A. (2023). Peran Gereja Partikular Dalam Konteks Misi Evangelisasi Di Era Digital. SAPA: Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 8(1), 10–24.
Zuhri, A. M. (2021). Beragama di ruang digital; Konfigurasi ideologi dan ekspresi keberagamaan masyarakat virtual. Nawa Litera Publishing.



