Pemberitaan Injil di Era Digital: Studi Teologi Perjanjian Baru tentang Amanat Agung dan Implementasinya melalui IPTEKS
DOI:
https://doi.org/10.59947/redominate.v7i1.160Keywords:
Communication Theology, Digital Ministry, Information Technology, Missio Dei, The Great CommissionAbstract
This study analyzes the implementation of the Great Commission in the context of the digital era, focusing on the utilization of information technology by the church and gospel ministers. Using a qualitative approach through in-depth interviews, digital observation, and document analysis, the study finds that digital media offers significant opportunities for the expansion of the Christian mission. However, its utilization is still not optimal due to low digital literacy, lack of theological integration, and limited strategies for adequate digital discipleship. The findings suggest that digital ministry requires a strong communication theology foundation, an inclusive relational approach, and clear digital ethics to maintain spiritual depth in ministry. The study also emphasizes that the digital world is part of missio Dei, so the church needs to develop hybrid ministry strategies and dialogical faith communities. Therefore, digitalization is not just a tool, but also a new theological space that demands a deep integration of theology, technology, and pastoral care. In this context, the church must develop a more holistic understanding to face the challenges and opportunities offered by the digital world for a more effective Christian mission.
References
Amelia, R., & Balqis, N. (2023). Media sosial dan transformasi pola komunikasi keagamaan di era digital. Jurnal Komunikasi dan Media, 7(2), 115–130.
Bosch, D. J. (1991). Mengubah misi: Pergeseran paradigma dalam teologi misi. Orbis Books.
Campbell, H. A. (2010). Ketika agama bertemu media baru. Routledge.
Campbell, H. A. (2013). Agama digital: Pemahaman. Routledge.
Castells, M. (2010). Kebangkitan masyarakat jaringan (Edisi ke-2). Wiley-Black.
Cheong, P. H. (2013). Otoritas. Dalam H. A. Campbell (Ed.), Agama digital: Memahami praktik keagamaan di dunia media baru (hlm. xx–xx).
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Penyelidikan kualitatif dan desain penelitian: Memilih di antara lima (Edisi ke-4). SAGE Publications.
Hutchings, T. (2017). Menciptakan gereja daring: Ritual, komunitas, dan media baru. Routledge.
Jiménez, M. (2024). Misi digital dan keterlibatan teologis dalam masyarakat yang terhubung jaringan. Jo, 5(1), 45–62.
Kahar, A., & Fatah, R. (2025). Relevansi pemikiran Marshall McLuhan dalam komunikasi digital kontemporer. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(1), 22–38.
Katili, M. (2024). Strategi pelayanan gereja berbasis media digital di Indonesia. Jurnal Teologi Kontekstual, 12(1), 89–104.
Lifeway Research. (2021). Tanggapan gereja terhadap ibadah digital selama COVID-19. Lifeway Research.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Penyelidikan naturalistik. SAGE Publications.
McLuhan, M. (1994). Memahami media: Perluasan manusia. MIT Press. (Karya asli diterbitkan tahun 1964)
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Analisis data kualitatif: Buku sumber metode (Edisi ke-4). SAGE Publications.
Ott, C., Strauss, S. J., & Tennent, T. C. (2015). Menemukan teologi misi: Landasan Alkitabiah, perkembangan historis, dan isu-isu kontemporer. Baker Academic.
Patton, M. Q. (2015). Metode penelitian dan evaluasi kualitatif (Edisi ke-4). SAGE Publications.
Perrin, D. B. (2021). Pemuridan digital dan pembentukan iman dalam konteks daring. Pendidikan Agama, 116(3), 243–256.
Rohmawati, I., Zulkifli, & Hakim, L. (2024). Agama dalam ruang digital: Praktik keberagamaan hybrid di media sosial. Jurnal Sosiologi Agama, 18(2), 201–220.
Schultz, K. (2021). Komunitas iman daring dan pemuridan partisipatif. Jurnal Teologi Praktis, 24(2), 173–189.
Smith, J. K. A. (2019). Kamu adalah apa yang kamu cintai: Kekuatan spiritual dari kebiasaan. Brazos Press.
Soukup, P. A. (2016). Komunikasi dan teologi. Sheed & Ward.
Susanto, S., Sukarna, T., & Dewi, E. Y. (2025). Pemuridan kontekstual dalam terang Amanat Agung. Jurnal Teo, 9(1), 1–15.
Tampubolon, R. (2023). Tantangan teologis pelayanan yang berani pasca pandemi. Kebenaran: Jurnal Teo, 22(2), 145–160.
Waruwu, Y., et al. (2025). Gereja digital sebagai ruang ibadah dan komunitas iman. Jurnal Teologi Praktika, 11(1), 55–72.
Witoro, A. (2022). Kontekstualisasi Amanat Agung dalam masyarakat digital. Jurnal Misiologi Indonesia, 6(2), 98–112.
Wright, C. J. H. (2006). Misi Allah: Mengungkap narasi besar Alkitab. IVP Academic.
Yin, R. K. (2018). Penelitian dan aplikasi studi kasus: Desain dan metode (Edisi ke-6). SAGE Publications.
Zakaria, D. (2025). Strategi misi digital kontekstual di tengah budaya media baru. Jurnal Teologi Kontekstual, 13(1), 33–49.



